Selasa, 09 Mei 2017

Ketulusanku

BERTINDAK PENUH KETULUSAN


Aku mencari seseorang yang bisa mengerti curahan hati perempuan, hati milikku satu-satunya.

Yang memahami siapa diriku sesungguhnya.

Tetapi itu dulu.

Kini seiring berjalannya waktu, aku menyadari setiap tindakan kita akan berdampak kepada kebahagiaan rumah tangga.

Ketika kita curhat kepada orang lain, ada sedikit unsur ketidakpercayaan kepada suami.

Padahal jika ada orang yang paling berhak mendengarkan curahan hati ini, dia adalah suamiku, pendamping hidupku.

"Sulit sekali berkomunikasi dengan suami..."

Mungkin kalimat itu mewakili banyak curahan hati perempuan lain selain diriku.

Akan tetapi aku katakan:

Bertindaklah dengan penuh ketulusan.

Yang membuat hati ini berjauhan, yang merenggangkan hubungan antara sepasang kekasih, adalah karena kurangnya ketulusan.

Sebagai seorang wanita, kadang aku lebih banyak mengambil tindakan yang didorong oleh emosi, amarah, dan kecamuk perasaan lainnya.

Bukan hanya diriku saja. Ternyata suamipun sama.

Oleh sebab itu, masing masing harus mawas diri; sadari sepenuhnya bahwa kita manusia biasa yang tidak luput dari kekurangan.

Setelah itu, cobalah untuk melakukan apapun dengan penuh ketulusan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar