MENJAGA KEMESRAAN
Beberapa kali telinga ini menjadi pendengar setia untuk curahan hati beberapa wanita; wanita yang tersakiti dalam rumah tangganya.Ada yang mengatakan bahwa suaminya tidak pernah memahami dirinya. Sebagian mengatakan suaminya bermain cinta dengan perempuan lain.
Bahkan ada yang merasa bingung karena ia mencintai suaminya akan tetapi sikapnya bisa menyakiti sang suami.
Dari berbagai curahan hati sesama perempuan, aku menyadari bahwa setiap rumah tangga memiliki sisi itu.
Sisi dimana percikan keretakan
Jika tidak dapat dikendalikan, percikan kecil itu dapat menghanguskan bangunan rumah tangga. menyala.Aku juga akhirnya memahami bahwa rumah tangga sangat membutuhkan kesabaran. Terutama di awal-awal pernikahan.
Sabar dalam berbagai hal.
Sabar menghadapi rintangan, musibah, dan yang terpenting sabar dalam menjalani proses penyesuaian diri dengan pendamping hidup.
Perlu waktu panjang agar suami istri bisa senada seirama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar